Dadar Telur Santan Aceh

menu sederhana tapi nikmat
menu sederhana tapi nikmat

Ini menu keluarga Cet Gapu yang diturunkan Nek Tu (nenek buyut) saya ke neknyak (Nenek), kemudian ke mamak dan akhirnya ke saya dan saudara sepupu lainnya. Biasanya mamak memasak menu ini untuk sarapan pagi karena simple dan cepat.  Hanya dengan nasi panas dan telur dadar santan ini, kita bisa sarapan nikmat.

Saya senang akhirnya bisa re-create menu ini karena anak saya Al Syraa ternyata juga suka telur dadar santan ini J

BAHAN

  • Telur ayam (bisa juga bebek) 3 butir
  • Minyak sayur untuk mendadar dan menumis
  • Garam
  • Gula
  • Penyedap rasa kalau suka
  • Cabe merah 4 buah
  • Bawang merah 3 buah
  • Bawang putih 1 buah
  • Jahe seiris kecil
  • U teuleu (kelapa parut yang digongseng dan dihaluskan) setengah sendok makan
  • Asam sunti (ada keterangannya di resep-resep sebelumnya) 3 buah
  • Daun pandan untuk menumis
  • Santan setegah kental setengah cangkir
  • Air setengah cangkir

Cara membuat

  • Telur dikocok setelah diberikan garam secukupnya. Dadar telur dan tiriskan
  • Haluskan cabe, bawang merah, bawang putih, jahe, asam sunti dan U teuleu bersama-sama.
  • Panaskan minyak tiga sendok makan. Tumis daun pandan sampai harum dan kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan tadi.
  • Pastikan bumbu masak dengan menambahkan air setengah cangkir.
  • Masukkan santan , garam secukupnya, gula setengah sendok teh dan penyedap rasa.
  • Tunggu hingga santan masak dan mulai agak berminyak, kemudian masukkan telur dadar itu.
  • Angkat
  • Sajikan dengan nasi panas dan emping Aceh kalau ada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s