Saat semuanya gelap akibat koran tak terbit

Jujur, saya sangat bangga menjadi seorang jurnalis. Buat saya pekerjaan ini mulia karena memberi informasi pada publik. Coba bayangkan apa yang akan terjadi kalau tidak ada koran, TV, atau media-media lain? Hidup akan begitu mengerikan karena kita tidak bisa mendapatkan informasi.

Saya pernah merasakan hidup tanpa koran di Aceh  antara tahun 2000- 2001. Saat itu media lokal tempat saya bekerja diancam pihak bersengketa karena ada isinya yang dianggap merugikan mereka. Mereka mengancam akan membakar semua mobil ekspedisi koran dan membunuh wartawan dan supir pengantar koran.

Akhirnya demi keselamatan semua pihak, koran itu memutuskan tidak terbit selama beberapa hari.

Para jurnalis tetap masuk kantor tapi tidak liputan dan tidak menulis. Mereka tetap menerima info tetapi disimpan dalam hati atau dishare sama keluarga, teman dan handai tolan saja.

Meskipun koran asal Medan dan Jakarta tetap beredar, tetapi kedatangan mereka selalu terlalu siang atau sore. Jadi tidak begitu berpengaruh untuk kebutuhan informasi warga lokal.

Saat itu memang belum ada yang namanya berita online. Internet juga tidak sepopular sekarang. Belum ada yang namanya, smart phone, blackberry, i-tab atau ipad. Nomer telpon seluler Cuma bisa yang dengan memakai jaringan Telkomsel yaitu Halo telkomsel. Nomer simpati atau As belum ada, kalau pun ada harganya mahal tidak terkira.

Yang pasti masyarakatlah yang paling merasakan tidak terbitnya koran lokal tersebut. Selama beberapa hari itu masyarakat Aceh hidup dalam kegelapan. Tidak dapat informasi. Kalau ada insiden, ya cukup diketahui orang-orang di sekitar tempat kejadian.

Orang-orang di Kabupaten Pidie tidak tahu apa yang terjadi di Banda Aceh, begitu juga orang di Aceh Barat tidak tahu apa yang terjadi di Aceh Utara. Pokoknya benar-benar gelap.

Yang paling menyedihkan adalah keluarga korban hilang. Mereka kebingungan mencari jasad keluarganya. Biasanya koran lokal itu selalu membantu dengan memberitahukan penemuan jenazah di beberapa tempat melalui korannya.

Informasi itu sangat dibutuhkan pihak keluarga korban. Tidak terbit koran berarti mereka tidak dapat informasi kemana harus mencari jasad keluarga.

Kalau membayangkan saat itu seram rasanya…

One thought on “Saat semuanya gelap akibat koran tak terbit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s