What a Surprise…

Selama saya meliput isu ekonomi terutama yang berhubungan dengan 139 perusahaan BUMN, saya paling dekat dengan tiga konco saya; Pheny, Vega dan Nana. Kami selalu bersama untuk liputan, saling bertukar isu dan belajar satu sama lainnya.

Dari Kiri ke Kanan : Pheni, Nanee, Vega dan Nana

Pheny bekerja di Koran ekonomi Kontan, grupnya Gramedia. Orangnya blak-blakan, sedikit pemarah, tapi baik dan setia dalam berteman. Bila orang baru pertama kenal dengannya, dijamin mereka akan hati-hati dengan wartawan yang satu ini. Maklum galaknya bukan main. Meski sangat mumpuni di bidang energy dan pertambangan, tapi dia juga oke di bidang pertanian dan food security. Bisa dibilang orangnya serba bisa di bidang ekonomi. Pheny ngefans berat dengan artis korea. Bahkan dia tidak pernah peduli kalau orang-orang mengritik kalau artis korea kebanyakan bergaya seperti banci. Dia selalu menyisihkan uang untuk menonton semua konser artis korea.

Nana, termasuk pendiam tertutup dan agak malu-malu. Tapi kalo soal mentraksrip wawancara dengan nara sumber dia termasuk paling rajin. Selama saya pernah liputan dengan Nana, dia banyak menguasai perusahaan BUMN yang public listed, as well as soal bapepam. Orangnya alim, berkerudung dan paling enak kalau dijaili teman-teman di BUMN. Nana hobi dengan pekerjaan ketrampilan tangan. Dia suka menjahit dan menyulam. Sekarang dia bekerja di Sindonews sebagai asisten redaktur.

Kalau yang terakhir adalah Vega. Wartawan Bisnis Indonesia yang banyak nge-pos di kementrian ESDM. Orangnya manja, dan agak moody. Tapi dia baik, lucu dan ramah. Diantara kami Vega paling muda. Sebelum masuk di Bisnis Indonesia, dia sudah lumayan lama bekerja di Jurnas Nasional. Vega selain mengerti tentang pertambangan, dia juga lama ditempatkan di isu ekonomi makro.

 

 

Dan kemarin, bertepatan tanggal 10 November, saya mendapat surprise yang luar biasa. Pheni dan Nana muncul di rumah saya membawa Cake Coklat. Mereka ingin memberi selamat karena saya akan meneruskan pendidikan saya ke New Zealand sana. Oh my GOD….

My fave chocolate cake

”Sorry Vega tidak bisa ikut, dia harus ke dokter gigi,” kata Pheny.

Jujur saya sangat terharu. Dari sekian teman saya, hanya mereka bertiga yang kayaknya sangat care pada saya, termasuk pada achievement saya.  Mereka sangat mendukung meskipun saya tahu kalau mereka juga sedih akan kehilangan saya. Maklum minimal setiap dua bulan sekali, ketiga sahabat saya itu selalu kumpul di rumah saya, menginap dan menikmati masakan saya.

I’ll be missing you guys… I ‘ll always be ..😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s