Kenapa Jadi Wartawan?

 

Pertanyaan itu sempat menjadi pembicaraan antara saya dan dua wartawan ekonomi senior dari media asing. Saat itu kami sedang duduk di Coffee Bean PlazaIndonesia di sore yang terik, ngobrol setelah hampir tahunan tidak bertemu.

Pertama-tama kami bercerita tentang perjalanan karir kami sebagai wartawan dan berapa kali kami memutuskan pindah kerja (tentu saja masih di media). Kemudian dilanjutkan dengan obrolan ringan soal kondisi perjurnalistikan setelah begitu banyak TV dan media online.

‘Kenapa banyak orang yang berminat jadi wartawan? padahal menjadi wartawan tidak akan pernah kaya, Apa yang dicari mereka?” tanya saya, setelah sebelumnya menceritakan bahwa banyak sekali anak muda yang berminat dengan jadi wartawan meskipun digaji rendah.

Andre, teman saya yang fasih berbahasa Inggris dan sekarang bekerja untuk wire ekonomi asing yang cukup prominent, tersenyum lebar. Setelah hampir tiga tahun saya tidak pernah bertemu dengannya, Andre kelihatan agak bersih dan tampan. Dia mangut-mangut mendengar pertanyaan saya. Dan setelah meneguk kopinya (dalam gelas besar secara dia coffee addict), dia menjawab “Banyaknya media di Indonesia membuka peluang buat mereka yang kebetulan tidak diterima bekerja sebagai PNS atau pegawai swasta di perusahaan,” katanya.

Lia, wartawan yang bekerja untuk salah satu media di Australia dan hampir 10 tahun tidak pernah bertemu saya (terakhir saya bertemu dia di Aceh), menjawab kalau “Meskipun dibayar rendah, menjadi wartawan akan membuka peluang berkembang. Wartawan televisi misalnya akan terkenal dan setelah itu mereka akan dapat pekerjaan yang lebih baik. Sudah banyak buktinya”

Apakah ada yang benar-benar ingin menjadi wartawan selain alasan mencari pekerjaan atau mau menjadi terkenal?

“Come on Nan, udah jadi rahasia kalau perusahaan menjadi bargaining wartawan untuk mendapatkan sesuatu,” kata Lia, yang didukung anggukan oleh Andre.

Dia mencontohkan begitu banyak orang yang bekerja menjadi wartawan mendapatkan banyak fasilitas, mulai dari ke luar negeri gratis, keliling Indonesia cuma-cuma, bahkan puncaknya kemudahan mendapatkan beasiswa karena wartawan dianggap salah satu pilar penting di Indonesia yang patut diberikan kesempatan untuk menjadi pintar.

Saya memang mengakui kalau semua yang dikatakan Lia itu benar. Pernah saat pelatihan jurnalistik, saya bertanya pada mahasiswa jurusan komunikasi yang ikut training, kenapa mereka berniat menjadi wartawan? Siapa sangka jawaban mereka nyaris sama dengan komentar Andre dan Lia. Saya melist jawaban terbanyak:

  1. supaya mendapatkan fasilitas jalan-jalan gratis
  2. supaya bisa bertemu orang penting dan terkenal
  3. Supaya bisa terkenal (biasanya ini yang tergila-gila dengan TV) atau –ini lebih masuk akal–
  4. Supaya bisa mendapatkan informasi lebih dulu ketimbang masyarakat

Terus terang saya tergelitik dengan pertanyaan itu. Saya yakin banyak juga yang ingin jadi wartawan karena ingin bisa menyuarakan kepentingan rakyat  :D

Tapi pertanyaannya berapa persen wartawan dengan tipe seperti itu, terutama dengan kondisi sekarang,  saat rating atau oplag menjadi raja dan mutu pemberitaan bukanlah segalanya…

6 thoughts on “Kenapa Jadi Wartawan?

  1. Halo mbak Nani,
    Sy sndiri memutuskan utk jd wartawan krn dlnya ingin mengerjakan sesuatu utk jangka panjang. Tp ini, br seminggu aja rasanya sdh mulai mempertanyakan ulang hehehe. Berat banget rasanya. Tp sy akan cb bertahan deh hehehe

    1. Dear Elga
      Jangan cepat putus asa.. coba dulu deh barang tiga bulan. Kalau memang tetap tidak betah, lebih baik dire-consider aja.. bagaimanapun juga yang paling penting adalah pekerjaan yang membuatmy bahagia.. iya kan?

      1. Yep. Doing job with passion. Akan berusaha lebih keras lagi walaupun sampai kebawa mimpi hahahaha! Thank you ya mbak, dirimu sudah lamakah menjadi wartawan?
        Elga Ayudi

  2. Hahaha… udah kebayang deh kalau sampai kebawa mimpi. Jangan-jangan editormu galak ya, sampai dirimu kebawa mimpi segala😀 Udah lumayan lama sih jadi wartawan. Sejak 2000…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s