Si Nani Urus Dokumen (BAGIAN I) Mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

PROLOG

Semula saya sempat syok begitu melihat email berisi list dokumen yang harus dipersiapkan sebelum berangkat sekolah. List-nya sebenarnya tidak begitu banyak, tetapi proses untuk mendapatkannya penuh liku dan harus berhadapan dengan birokrasi yang pastinya payah dan butuh biaya.

Jujur, membayangkan saja saya kayaknya malas sekali…

Saya sempat ingin menyerah, tetapi suami saya Emilio malah mengomel. Sekian lama kami berjuang untuk bisa mendapatkan beasiswa ini, eh malah ingin mundur cuma gara-gara dokumen-dokumen itu.

Tulisan ini berisi proses saya untuk memperoleh dokumen untuk proses pengurusan sekolah dan visa. Terdiri dari beberapa bagian;  mulai dari Surat Keterangan catatan kepolisian (SKCK), Legalisir akte kelahiran di catatan sipil,  Legalisir ijazah dan transkrip nilai di kemenkum HAM,  legalisir ijazah, transkrip nilai, SKCK, dan akte kelahiran di kementerian luar negeri, dan akhirnya legalisir semua dokumen di kedutaan besar.

Siapa tahu nanti bisa berguna bagi pengunjung blog ini

==

Si Nani Urus Dokumen (BAGIAN I)

 

Mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Salah satu syarat adalah memiliki yang namanya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai syarat pembuatan visa untuk ke Costa Rica.  SKCK-nya harus dilegalisir oleh kementerian hukum dan HAM segala sebelum akhirnya dibawa ke Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Philipina.

Setelah dibujuk-bujuk, saya akhirnya sepakat dengan Emilio akan menempuh proses pembuatan SKCK ini tanpa bantuan dari “calo” hehehehe..

Berikut proses pembuatan SKCK

Bahan:

  • Sediakan cukup banyak foto copy KK, Akte kelahiran, KTP, dan Paspor
  • Pas foto berwarna berpakaian resmi (jangan baju kaos) ukuran 4X6 sebanyak 6 lembar (buat yang memperpanjang SKCK cukup 4 lembar saja)
  • Uang Rp 20,000 untuk sidik jari
  • Aqua dingin untuk pelepas dahaga

CARA MEMBUATNYA

  1. Proses dimulai saat butuh surat pengantar dari RT. Saya membawa foto copy KTP dan foto copy Kartu Keluarga (KK) ke ketua RT. Ketua RT kami itu seorang ibu-ibu yang ramah. Proses pembuatan surat pengantar Cuma makan waktu 10 menit (itu juga ditambah ngobrol-ngobrol).

“Pak RW-nya lagi dinas luar, jadi langsung aja ke kelurahan,” kata Bu RT.

  1. Kami tiba di kelurahan saat masih pukul 8.30 pagi. Langsung naik ke lantai dua kantor kelurahan khusus bagian pelayanan umum. Saya diterima ibu-ibu setengah tua. Saya serahkan surat pengantar RT, KK, dan foto copy KTP. Menunggu sekitar 20 menit. Setelah itu surat pengantar selesai dan ditandatangani lurah.  Saya diminta pergi ke kantor kecamatan. Di kelurahan saya sama sekali tidak mengeluarkan biaya. That’s a good news J
  1. Di kantor kecamatan, saya menyerahkan surat pengantar kelurahan, foto copy KK dan KTP. Proses disini cukup cepat. Hanya menunggu 5 menit semuanya beres. Uang saya tetap utuh.
  1. Selanjutnya saya ke polres Jaksel untuk mengurus SKCK. Di loket saya ditanyakan untuk apa SKCK tersebut dan diminta mengisi form sidik jari dan data diri. Dokumen yang harus saya kumpulkan foto copy KK, KTP, Paspor, pengantar kecamatan, pas foto 4X6 (buat yang kebetulan kurang fotonya bisa merepro foto di studio foto ”Jakarta” terletak 100 meter di depan pasar Blok A.
  1. Setelah semua requirements selesai, proses dilanjutkan dengan membawa semua dokumen ke bagian pengambilan sidik jari, lokasinya tidak jauh dari loket. Kita akan kembali diberikan form untuk diisi.
  1. Setelah sidik jari selesai, kembalikan ke loket. Tunggu sebentar dan Voila! SKCK selesai. Bayar deh Rp 20,000. SKCK ini untuk international karena dual languages.
  1. Oh ya, kalau mau di legalisir bisa langsung kok. Foto copy SKCK yang baru jadi itu sebanyak 5 eksemplar dan kembali serahkan ke loket. Saya Cuma menunggu selama lima menit sampai akhirnya nama dipanggil untuk mengambil legalisir tersebut.

Kesimpulan saya pengurusan SKCK itu ternyata tidak ribet, asal persyaratannya lengkap. Soal bolak balik, harus ke kantor ini dan itu mungkin itu yang melelahkan. Saya menghabiskan dua hari untuk semua proes itu… :(

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s